Manajemen perpustakaan digital menggunakan HTML dan XML

  Sesudah kita memiliki sejumlah dokumcn digital maka persoalannya adalah bagaimana cara kita mcndcsiminasikan dokumcn digital kita. Ada tiga cara untuk mendesiminasikan dokumcn kita yaitu mclalui jaringan lokal, melalui CD-ROM yang dibaca oleh kompüter standalone, dan tcntu saja ınclalui intemct. Namun, ketiga cara tersebut sama-sama ıncmcrlukan teknik agarJile yang kita sudah hasilkan dapat ditelusuri dcngan ccpat dan akuraL Teknik tersebut adalah teknik basisdata. Banyak teknik basisdata yang dapat kita buat yang kemudian kita ”link’içan dengan prodük dokumen digital kita.

sumber:pexels.com


Bagi sebagian perpustakaan yang memiliki sumberdaya cukup maka pemilihan teknik basisdata murah mungkin tidak perlu karcna mereka bisa menycwa programmer untuk membuatkan program, bisa membeli peralatan yang dipcrlukan untuk itil, bisa menyewa ISP (Internet Service Provider) untuk menempatkan servernya. Namım, bagi perpustakaan yang tidak mcmiliki SDM yang menguasai ICT (Information and Communication Technologı) serta tidak punya dana yang cukup maka pilihan teknik basisdata yang murah perili dipertimbangkan. Salah satu teknik murah dan mudah dalam membangun basisdata yang bisa tampil di İnternet adalah dengan menggunakan XML atau kepanjangan dari Ertensible Markup Language. Dengan menggunakan XML maka data katalog perpustakaan kita dapat ditelusuri dengan menggunakan browser internet sepcrti Intemet Explorer, Mozilla, Netscape dan lain-lain.

Katalog ini dapat di”link’kan dengan dokumen digital yang telah kita hasilkan. Karena XML ini merupakan pengembangan dari HTML maka untuk dapat membuat dokumen XML kita perlu mempelajari dasar-dasar HTML. Untuk itu, sebelum sampai ke pembahasan mengenai XML Anda harus’ belajar HTML terlebih dahulu. Seperti pada umumnya dokumcn, dokumcn HTML terdiri dari teks-teks. Bahkan pada dokumcn HTML dapat mengandung gambar, şuara, ataupun gambar bergcrak seperti animâsi dan gambar video.

Beda dokumen HTML dcngan dokumen lain adalah terletak pada adanya elemen-elemen HTML beserta tag-tagnya. Elemen dan tag ini berfungsi untuk menandai atau memfonnat struktur bagian tersebut dalam dokumen HTML. Elemen dan tag ini yang menjadi ciri utama dari suatu dokumen HTML Dokumen HTML merupakan file teks murni yang dapat dibuat dengan (l) dengan HTML editor atau (2) dengan editor teks biasa.

 

Greenstone

Greenstone adalah sebuah perangkat lunak untuk mengelola perpustakaan digital. Melalui perangkat lunak Greenstone kita dapat dengan mudah menayangkan koleksi digital kita di internet. Menyimpan dokumen di sebuah situs web untuk menyediakan informasi kepada pemustaka tidaklah se;ederhana yang kita bayangkan. Misalnya, semudah mengkopikan berkas dokumen ke server web, kemudian selesai.

Lebih dari itu kita harus memikirkan bagainama caranya agar dokumen yang berisi informasi tersebut dapat dengan mudah dipelihara, ditelusuri atau dicari, dan dirawak (browse). Dengan perangkat lunak Greenstone, semua yang kita inginkan tersebut dapat dicapai. Greenstone Digital Library Software (GSDLS) adalah suatu software yang termasuk jenis free open source software (FOSS) yang dapat digunakan untuk pengembangan layanan perpustakaan digital.

Karena sifatnya free open source maka software ini berikut source-codenya dapat diperoleh secara gratis, bahkan dapat dikembangkan lagi, namun tentu saja pembuat pertamanya perlu disebutkan. Freeware ini dibawah lisensi GNU-General Public License (GPL). GSDLS mencakup kemampuan membangun dan mengatur koleksi digital serta memberi layanan kepada pengguna atas koleksi digital. Software ini dikembangkan melalui Proyek Pengembangan Perpustakaan Digital New Zealand (New Zealand Digital Library Project) dibawah koordinasi Ian H. Witten dari University of Waikato New Zealand tahun 2004.

Beberapa fitur Greenstone adalah

        1        Bcrbasis web dan dapat diakses menggunakan browser standar misalnya Intemet Explorer, Netscape, Opera, Mozilla dsb,

        2        Dapat menelusurfi/e dokumcn digital secara teks Icngkap (text relrievat),

        3        Mampu membuat struktur akses secara otomatis,

        4        Dapat mengelola koleksi dalam beragam format (tek, gambar, video, audio) dan dalam beragam bahasa serta menampilkannya sesuai tampilan aksara bahasa itu. Misalnya, untuk aksara bahasa Arab, Jepang atau Cina,

        5        Menggunakan sistem kompresi untuk menghemat ruang penyimpanan data,

        6        Disediakan fungsi-fungsi bagi administrator sistem,

        7        Koleksi yang dikelola dapat terdistribusi di beberapa kompüter (server),

        8        Tersedia Plugins untuk program tambahan,

        9        Bekerja dalam lingkungan Windows atau Linux, serta Mac,

      10      Tampilan halaman web dapat diubah sesuai kebutuhan,

      11      Seperti disebutkan di depan, semua fitur software ini dapat diperoleh gratis dari Internet. Proses instalasi perangkat lunak Greenstone dapat dilakukan dengan menggunakan nilai tetapan (default) sehingga instalasi ini dapat dilakukan dengan mudah.

You May Also Like

Etika Bisnis dan tanggung jawab social

  Etika Bisnis dan tanggung jawab social Perilaku perusahaan dibentuk oleh etika bisnis mereka, atau seperangkat nilai moral. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan produk yang aman dan menjual produknya…
View Post

Mengembangkan Strategi Harga dan Program

   Hargaadalah salah satu elemen bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan; elemen lainnya menghasilkan biaya. Harga mungkin merupakan elemen termudah dari program pemasaran untuk disesuaikan; fitur produk, saluran, dan bahkan komunikasi…
View Post