Tipe-Tipe Ekosistem – Ekosistem perairan terdiri

  A.  Kelompok  ekosistem perairan (akuatik)

Ekosistem perairan terdiri dari ekosistem air tawar dan ekosistem laut. Ekosistem air tawar contohnya meliputi kolam, sungai, danau, rawa, rawa gambut. Sedangkan, ekosistem laut misalnya hutan bakau, rawa payau, estuari, pantai berpasir, pantai berbatu, laut dangkal dan laut dalam. Berdasarkan cara hidup organisme pada ekosistem perairan dibedakan menjadi lima, antara lain sebagai berikut:

Sumber:freepik.com

a.       Bentos

Bentos Bentos Bentos Bentos, yaitu organisme yang hidupnya merangkak di dasar perairan, misalnya ketam dan cacing air.

b.      Nekton

Nekton, yaitu organisme yang hidupnya bebas berenang secara aktif bergerak kesana kemari, misalnya ikan.

c.       Neuston

Neuston Neuston Neuston Neuston, yaitu organisme yang hidupnya di permukaan perairan, misalnya eceng gondok, kiambang, dan laba-laba air.

d.      Plankton,  

yaitu organisme yang hidupnya melayang-layang mengikuti arus air bergantung intensitas cahaya, misalnya alga.

e.        Perifiton

yaitu organisme yang hidupnya menempel pada benda-benda yang ada di lingkungan air, misalnya lumut dan alga.

 

1.      Ekosistem air tawar

Ekosistem air tawar umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

a.    Salinitas (kadar garam) rendah, umumnya  lebih rendah daripada kadar garam plasma sel organisme yang hidup di dalamnya.

b.    Kondisi lingkungannya dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.

c.    Variasi suhu antara permukaan dan dasar sangat rendah, relatif sama.

d.    Penetrasi cahaya di perairan kurang

2.      Ekositem laut

Ekosistem air laut memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut.

a.    Memiliki salinitas tinggi, semakin mendekati khatulistiwa semakin tinggi.

b.    NaCl mendominasi mineral ekosistem laut hingga mencapai 75%.

c.    Iklim dan cuaca tidak terlalu berpengaruh pada ekosistem laut.

d.    Memiliki variasi perbedaan suhu di permukaan dengan di kedalaman.

3.      Ekosistem darat (Terrestrial)

Ekosistem darat yang memiliki tipe struktur vegetasi dominan dalam skala luas disebut bioma. Penyebaran bioma dipengaruhi oleh iklim, letak geografis, garis lintang dan ketinggian letak dari permukaan laut.

a.       Bioma gurun

Bioma yang terletak dibelahan bumi sekitar 20°-30° lintang utara dan lintang selatan atau di daerah tropika yang berbatasan dengan bioma padang rumput.

Ciri-ciri bioma gurun antara lain sebagai berikut:

      Curah hujan rendah, yaitu 25 cm per tahun.

      Pancaran matahari sangat terik, penguapan tinggi, dan suhu siang hari dapat mencapai 40°C pada musim panas.

      Perbedaan suhu siang dan malam hari sangat besar

b.      Bioma padang rumput

Bioma padang rumput terbentang dari daerah tropika sampai ke sub tropika. Ciri-ciri bioma padang rumput antara lain sebagai berikut:

1)        Curah hujan 25 – 50 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur.

2)        Vegetasi yang mendominasi adalah rerumputan. Rumput yang hidup di bioma padang rumput yang relatif basah. Ukurannya bisa mencapai tiga meter, misalnya rumput Bluestem dan Indian Grasses. Rumput yang tumbuh di bioma padang rumput kering, ukurannya pendek-pendek, misalnya rumput Grana dan Buffalo Grasses .

3)        Hewannya adalah bison, Zebra, kanguru, singa, harimau, anjing liar, ular, rodentia, belalang dan burung.

 

c.       Bioma hutan gugur

Pada umumnya terdapat di sekitar wilayah subtropik yang mengalami pergantian musim panas dan dingin. Hutan gugur juga terdapat diberbagai pegunungan di daerah tropis. Ciri-ciri bioma hutan gugur adalah sebagai berikut:

                                    1        Curah hujan sedang, yaitu 75 -150 cm per tahun.

                                    2        Mengalami 4 musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi.

                                    3        Tumbuhannya mempunyai menggugurkan daunnya pada musim gugur.

                                    4        Vegetasinya adalah pohon Maple, Oak, Beech, dan Elm.

                                    5        Hewan yang menghuni pada umumnya adalah Rusa, Beruang, Raccon, Rubah, Bajing, dan Burung Pelatuk

d.      Hutan hujan tropis

Bioma ini terdapat di wilayah khatulistiwa dengan temperatur yang tinggi sekitar 25°C.

Ciri-ciri hutan hujan tropis antara lain sebagai berikut.

1)        Curah hujan bioma hutan hujan tropis cukup tinggi, yatu sekitar 200-225 cm per tahun.

2)        Tumbuhannya tinggi dan rimbun membentuk tudung yang menyebabkan dasar hutan menjadi gelap dan basah.

3)        Tumbuhan khas, ialah liana dan epifit. Contoh liana adalah rotan sedangkan epifit adalah anggrek.

4)        Vegetasinya didominasi oleh tumbuhan yang aktif melakukan fotosintesis, misalnya jati, meranti, konifer, dan keruing.

5)        Hewannya didominasi oleh aneka kera, babi hutan, burung, kucing hutan, bajing dan harimau.

e.       Bioma taiga

Bioma ini terdapat di wilayah utara hutan gugur subtropis dan pegunungan tropis. Ciri-ciri bioma taiga adalah sebagai berikut.

1)        Curah hujan sekitar 35 cm per tahun.

2)        Bioma yang biasanya hanya terdiri dari satu spesies pohon, yaitu konifer (pinus).

3)        Masa pertumbuhan flora pada musim panas antara 3 sampai 6 bulan.

4)        Suhu di musim dingin sangat rendah, dan mengalami musim dingin yang panjang.

5)        Vegetasinya Sprice (Picca), Alder (Alaus), Birch (Berula) dan Junipce (Juniperus).

6)        Hewannya antara lain moose, beruang hitam, serigala dan morten.

f.        Bioma tundra

Bioma ini terdapat di belahan bumi utara di dalam lingkaran kutub utara yang disebut Tundra artik dan di puncak gunung disebut Tundra alpin. Ciri-ciri bioma tundra adalah sebagai berikut.

1)        Curah hujan sekitar 10 cm per tahun.

2)        Iklimnya iklim kutub dengan musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang terus menerus.

3)        Tidak ada pohon yang tinggi, kalaupun ada terlihat tebal seperti semak.

4)        Tumbuhan semusim biasanya berbunga dengan warna yang mencolok dalam masa pertumbuhan yang pendek.

5)        Vegetasinya Spaghnum, lumut kerak, dan perdu

6)        Hewannya Muskox, rusa kutub, kelinci, serigala, rusa dan domba

 

4.      Ekosistem buatan

Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

a.       Bendungan

 Suatu ekosistem buatan yang berupa bangunan penahan atau penimbun air untuk berbagai keperluan, misalnya irigasi, pembangkit listrik.

b.      Hutan tanaman industri

Hutan yang sengaja ditanami dengan jenis tanaman industri. Jenis tanaman yang umum ditanam adalah jati, pinus, mahoni, rasamala, dan damar.

c.        Agroekosistem

 Suatu ekosistem buatan berupa ekosistem pertanian, misalnya sawah irigasi, sawah tadah hujan, sawah surjan, sawah rawa, sawah pasang surut, perkebunan (teh, kopi kelapa sawit, dan karet), kolam tambak, ladang, dan pekarangan.

 

You May Also Like

Perubahan Ekosistem Perubahan Keseimbangan lingkungan

  A.  Perubahan Keseimbangan Lingkungan Keseimbangan ekosistem tidaklah statis, artinya komponen penyusun ekosistem dapat mengalami kenaikan maupun penurunan jumlah populasi, namun dalam komposisi yang proporsional. Ekosistem seimbang didukung oleh banyak alternatif lintasan…
View Post

Mengenal Dunia Tumbuhan (Plantae)

  Tumbuhan merupakan organisme yang sepenuhnya menyesuaikan diri dengan kehidupan di darat, meskipun beberapa di antaranya hidup di air seperti teratai. Oleh karena itu, tumbuhan (Plantae) berupa kormus (memiliki akar, batang…
View Post

Perbedaan Prokariota dan Eukariota

 Perbedaan Prokariota dan Eukariota Prokariota memiliki ciri-ciri selnya tidak memiliki nukleus, materi genetiknya terkonsentrasi pada suatu daerah yang disebut nukleoid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian…
View Post

Bahaya Virus bagi Kehidupan

 Virus memiliki struktur yang sangat berbeda dibandingkan organisme lain oleh karena itu dikelompokkan ke dalam satu sistem yang paling sederhana dari seluruh sistem genetika. Sumber:freepik.com Ciri-Ciri Virus ·         Virus hanya dapat…
View Post